Employee engagement atau engagement karyawan adalah hubungan emosional dan intelektual yang tinggi dari karyawan terhadap pekerjaannya. Engagement karyawan juga ditunjukan dengan perilaku karyawan yang memberikan upaya lebih terhadap pekerjaannya serta mampu bekerja secara efektif dan efisien di lingkungan kerja.

Hubungan yang baik dengan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya, organisasi dimana tempat dia bekerja, manajer yang menjadi atasannya dan memberikan dukungan dan nasehat, atau rekan kerja yang saling mendukung membuat individu dapat memberikan upaya terbaik yang melebihi persyaratan dari suatu pekerjaan.

 

Faktor-Faktor Engagement Karyawan

Menurut Marciano (2010) ada 7 faktor yang mendorong terjadinya employee engagement, yaitu:

  1. Recognition (pengakuan), yaitu dimana karyawan merasa hasil kerja keras mereka diapresiasi oleh perusahaan. Misalnya saja, pemberian reward yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan atau pun tim yang berhak mendapatkannya.
  2. Empowerment (pemberdayaan), yaitu saat dimana atasan menyediakan peralatan kerja, sumber daya dan pelatihan yang dibutuhkan oleh karyawan untuk sukses dalam pekerjaannya, serta memberikan otonomi dan didorong untuk mengambil risiko.
  3. Supportive Feedback (umpan balik yang mendukung), hal ini berarti para atasan memberikan feedback yang spesifik pada waktunya dalam suatu media yang mendukung, tulus, dan konstruktif, bukan untuk membuat malu atau menghukum karyawan.
  4. Partnering (kemitraan), adalah dimana para karyawan diperlakukan seperti mitra bisnis dan secara aktif berkolaborasi dalam pengambilan keputusan, menerima informasi keuangan, mendapatkan kebebasan dalam pengambilan keputusan, atasan bersifat sebagai pendorong untuk pengembangan karyawan.
  5. Expectations (harapan), yaitu saat dimana para atasan menamin sasaran, tujuan, dan prioritas bisnis secara jelas ditetapkan dan dikomunikasikan.
  6. Considerations (perhatian), yaitu ketika atasan, manajer, dan anggota tim menunjukan kepedulian dan perhatian satu sama lain.
  7. Trust (percaya), dimana para atasan menunjukan rasa kepercayaannya dengan kemampuan karyawan, begitu pun karyawan yang juga mempercayai atasannya.

 

Program Engagement Karyawan

Ada beberapa hal atau program yang bisa dilakukan oleh setiap perusahaan untuk meningkatkan engagement karyawannya, yaitu:

 

1. Jenjang Karir

Hal-hal yang sifatnya peningkatan karir dari sejak karyawan masuk hingga saat tertentu atau saat karyawan keluar dari perusahaan, juga akan membantu dalam meningkatkan engagement karyawan, karena mereka merasa ada penghargaan kepada pribadi mereka atas prestasi kerja yang sudah ditunjukkan selama bekerja di perusahaan.

 

2. Membangun Hubungan Personal

Hal ini bisa dilakukan dengan cara-cara yang relatif mudah, seperti menyempatkan waktu untuk bersenda gurau antara atasan dan bawahan, pergi makan bersama saat jam istirahat, merayakan secara sederhana perayaan ulang tahun karyawan, mendengarkan pendapat dan masukan karyawan, dan masih banyak lagi.

 

3. Memberikan Reward

Memberikan reward setelah karyawan berhasil menyelesaikan atau berhasil menyelesaikan target kerja yang diberikan kepada mereka bisa membantu peningkatan efektivitas dan efisiensi kerja.

Hal tersebut akan menjadi suatu kebanggan bagi karyawan. Apalagi jika ada reward yang diberikan oleh perusahaan, melalui pimpinan perusahaan disaksikan oleh rekan kerja bahkan anggota keluarganya sendiri.

 

4. Program Peningkatan Kompetensi

Program peningkatan kompetensi dengan berbagai macam cara dan metode adalah hal yang dapat dilakukan perusahan untuk meningkatkan engagement karyawan. Berbagai program pembelajaran yang sifatnya on the job training maupun off the job training, bisa menjadi pilihan yang menarik dan bisa dilakukan.

 

5. Komunikasi yang Baik

Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan engagement karyawan adalah dengan membangun komunikasi yang baik.

Engagement dapat menurun apabila dalam proses komunikasi tersebut yang karyawan dapatkan malah berupa respon negatif, berupa nada ancaman, cemoohan, ataupun hal negatif lainnya. 

Sebaliknya, jika respon positif yang diterima, misalnya saja ucapan terima kasih dari atasan, proses diskusi yang lebih intens mencari solusi bersama dan lainnya, tentu saja akan membuat karyawan akan terus berdiskusi yang otomatis meningkatkan engagement mereka.

 

Butuh Bantuan untuk Melakukan Program Engagement Karyawan? Cek Info Berikut!

Setelah mengetahui program apa saja yang bisa dilakukan perusahaan untuk meningkatkan engagement karyawan, perusahaan bisa langsung mengimplementasikan hal tersebut. 

Kamu juga bisa mengunjungi Aman untuk melihat berbagai macam employee benefits yang tentunya bisa membantu kamu meningkatkan engagement perusahaan. Tunggu apa lagi, hubungi Aman sekarang.

Keamanan adalah prioritas, bukan opsi.
Kami akan memastikan Anda berada di tangan yang baik.

Mulai Sekarang