Menjelang pergantian tahun, apakah Anda sudah sejahtera secara finansial? Setiap orang memiliki kesempatan untuk mencapai kesejahteraan keuangan. Namun pada prosesnya, ada banyak tantangan dan kendala yang dihadapi. Salat satunya yaitu pola gaya hidup dan pengeluaran seseorang serta keluarganya. Untuk mengatasi tantangan dan kendala dalam upaya mencapai kesejahteraan keuangan, ada beberapa cara yang bisa ditempuh, diantaranya.

Merencanakan komunikasi keuangan bersama keluarga

Salah satu kesalahan terbesar dalam mencapai kesejahteraan keuangan adalah kegagalan dalam membangun komunikasi dalam menentukan prioritas kebutuhan setiap anggota keluarga. Contoh sederhananya yaitu ketika Anda tidak mengetahui kebutuhan yang menjadi prioritas dan bukan. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan itu dengan menyampaikan tujuan hidup yang ingin dicapai dan merencanakan jumlah dana yang dibutuhkan untuk mencapai hal itu. Contoh tujuan hidup yang dimaksud yaitu adanya standar hidup tertentu, punya kendaraan, properti, dan sebagainya.

Sadar kondisi keuangan dan menetapkan rencana tujuan keuangan

Evaluasi keuangan atau financial check-up pada dasarnya dilakukan untuk mengetahui kondisi dan keuangan seseorang serta keluarganya. Selain itu, evaluasi keuangan juga dapat membantu Anda untuk membedah alokasi setiap pengeluaran serta mengetahui jumlah pendapatan yang berhasil disisihkan untuk masa mendatang.

Setelah mengetahui posisi kondisi keuangan berdasarkan parameter pendapatan dan pengeluaran, langkah selanjutnya yaitu merencanakan tahapan keuangan. Tanpa perencanaan keuangan yang jelas, tidak menutup kemungkinan berbagai tujuan hidup akan sulit tercapai. Tentukan rencana keuangan dengan mengetahui apa saja tujuan hidup yang ingin dicapai, berapa jumlah kebutuhan dana yang diperlukan, dan kapan tujuan tersebut akan direalisasikan. Prioritas dalam penyusunan tujuan akan sangat membantu Anda dalam mencapai kesejahteraan keuangan.

Mangetahui alokasi setiap pengeluaran bulanan

Salah satu komposisi rencana keuangan yaitu anggaran pengeluaran bulanan. Dengan adanya parameter ini, akan memudahkan seseorang untuk mengetahui dan mengendalikan jumlah pengeluaran setiap bulannya. Anggaran pengeluaran menjadi alat bantu seseorang dalam menentukan jumlah alokasi setiap pengeluaran yang telah direncanakan sebelumnya. Pengelompokan daftar kebutuhan berdasarkan jenis dan skala prioritas akan memudahkan seseorang dalam memetakan pengeluaran bulanannya.

Minimalisir pinjaman

Perkembangan inovasi teknologi yang pesat telah melahirkan berbagai produk keuangan digital, salah satunya adalah pinjaman online atau bantuan utang. Selama kehidupan harian masih bergantung oleh pinjaman online, kartu kredit, maupun PayLater, maka seseorang akan sulit untuk mencapai kesejahteraan keuangan. Terkadang seseorang tidak menyadari bahwa biaya kehidupan akan jauh lebih murah jika dapat dikendalikan dengan bijak. Namun sebagian masyarakat terkadang lebih mengutamakan gengsi dan gaya hidup dengan standar tertentu, sehingga membuat seseorang mudah terlena dalam membelanjakan semua penghasilannya sampai akhirnya terbelit utang.

Perlu diketahui bahwa tidak selamanya semua pinjaman atau utang merupakan pilihan buruk, karena sebagian pinjaman dapat digunakan untuk membantu seseorang menjadi lebih produktif, seperti entrepreneur atau freelancer yang membutuhkan pinjaman untuk modal kerja, atau seseorang yang baru berkeluarga membutuhkan pinjaman untuk membantu pembelian rumah tinggal.

Mengalokasikan dana darurat

Dana rarurat merupakan salah satu komponen terpenting dalam perencanaan keuangan. Hal ini sangat dibutuhkan oleh seseorang dalam menghadapi kondisi – kondisi tertentu, contohnya gangguan kesehatan, kecelakaan, peralatan kerja rusak, kehilangan pekerjaan, tagihan dan wabah penyakit seperti pandemi virus Corona yang saat ini terjadi hampir di seluruh belahan dunia. Oleh sebab itu, penting memiliki dana darurat sebagai alat bantu seseorang untuk meminimalisir pengeluaran dadakan pada kondisi tersebut.

Setiap orang wajib memiliki dana darurat setidaknya 3 kali jumlah pengeluaran rutin bulanan. Jadi, jika Anda biasanya memerlukan 5 juta per bulan untuk biaya hidup, maka jumlah dana darurat minimal yang harus dimiliki adalah 15 juta. Dana darurat ini berbentuk aset likuid dan nilainya tidak turun seperti tabungan, deposito, dan reksadana pasar uang. Jika saat ini Anda belum memiliki dana darurat, mulailah menyisihkan 10% dari total penghasilan bulanan.

Memiliki dana hari tua (pensiun)

Salah satu komposisi penting dalam berinvestasi adalah perencanaan dana pensiun atau hari tua. Perencanaan dana pensiun sangat penting untuk seseorang di masa mendatang. Idealnya, dana pensiun bisa dimulai dengan menyisihkan 10% dari total penghasilan bulanan. Jika terdapat suatu kondisi tertentu yang menghambat proses penyisihan dana pensiun tidak berjalan secara konsisten, maka salah satu cara yang bisa digunakan yaitu menyisihkan bonus atau THR untuk menambal kekurangan investasi dana pensiun sebelumnya. Semakin cepat seseorang memiliki dana pensiun maka akan berdampak baik pula pada kondisi keuangannya dan artinya semakin dekat menuju kondisi kesejahteraan keuangan.

Memiliki proteksi keuangan

Asuransi kesehatan dan asuransi jiwa adalah proteksi keuangan yang sangat disarankan untuk setiap orang. Apabila seseorang sudah memiliki BPJS Kesehatan, maka asuransi kesehatan menjadi sebuah nilai tambah yang dapat diambil oleh seseorang.

Mengetahui portofolio keuangan pribadi

Portofolio keuangan pribadi adalah suatu kumpulan aset – aset yang dimiliki oleh seseorang. Dengan adanya parameter ini, Anda dapat mengetahui komponen keuangan yang dimiliki, seperti daftar pengeluaran, total penghasilan, jumlah tabungan, aset investasi, surat berharga, saham, dan aset lainnya. Jika Anda sudah mengetahui dan mengevaluasi portofolio keuangan Anda, itu artinya sudah ada pemahaman mengenai cara mengelola keuangan dengan tepat.

Get the perfect gift for you and your family.

Get Started